Realia 1610-1808

Sekitar 47.500 entri merupakan jalan masuk kepada lebih dari 211.000 halaman folio dari Resolusi (atau Keputusan) dalam rapat-rapat Pemerintah Agung VOC di Asia. Catatan ini pernah disimpan dalam kantor Sekretaris Jenderal di Kastel Batavia. Realia adalah repertorium (atau direktori subyek) waktu itu (abad kedelapanbelas) mengenai lebih dari 2.050 subyek termasuk 47.500 rujukan kepada pembahasan atau keputusan pemerintah.

Dari tahun 1882 hingga 1886 Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (Perkumpulan Batavia untuk Seni dan Ilmu Pengetahuan) menerbitkan tiga jilid direktori subyek ini terkait seri-seri paling penting dari dokumen-dokumen di Kantor Pusat VOC di Asia: Resolusi Umum dari para Gubernur-Jenderal dan Anggota Dewan Kotapraja untuk Kawasan Asia Belanda. Repertorium Realia ini nampaknya mulai dibuat dalam tahun 1700 atau tidak lama sesudahnya. Awalnya yang dicakup hanya sejumlah subyek terbatas. Selama abad kedelapanbelas, beberapa subyek tidak dilanjutkan sementara sejumlah lagi ditambahkan. Secara bertahap daftar bertambah dan sekitar tahun 1800 Repertorium Realia memuat secara keseluruhan lebih dari 2.050 subyek.  

Uraian subyek ditetapkan oleh para kerani dalam kantor Sekretaris Jenderal (Algemeene Secretarie). Dengan bantuan sebuah daftar subjek dari A hingga Z, maka keputusan-keputusan terpenting terkait suatu masalah tertenu diseleksi dari daftar marginalia yang terdapat di bagian depan setiap Buku Resolusi. Seperti Catatan Harian Kastel Batavia, maka dalam Buku-buku Resolusi ada marginalia pada setiap halaman folio. Pada akhir tahun, marginalia ini didaftar secara kronologis dan ditempatkan di awal setiap jilid: daftar marginalia. Orang yang ditugaskan untuk membuat seleksi dari marginalia dengan bantuan sebuah daftar subyek dan membuat realia tersebut disebut realist, orang bersangkutan menyeleksi sekitar 10 hingga 15 persen dari daftar marginalia. Marginalia yang dipilih ditulis secara kronologis, sesuai daftar marginalia. Langkah selanjutnya dari realist adalah menambahkan subyek pada daftar kronologis tersebut. Langkah terakhir adalah menyusun kembali semua subyek marginalia sesuai urutan abjad dari A hingga Z. Selain itu, realist juga memeriksa teks resolusi dan merumuskan sebuah teks yang lebih panjang dan lebih baik. Oleh karena itu maka realia dapat dianggap sebagai marginalia yang diperbaiki.Ada kalanya koleksi tahunan dari realia yang disusun menurut subyek dihimpun ke dalam sebuah jilid yang lebih besar. Realia yang dihimpun itu, yang seringkali meliputi beberapa tahun, masih ada di dalam arsip Pemerintah Agung dan dapat ditemukan dalam Inventory (lihat 2169-2223). 

Realia yang dihimpun biasanya disalin beberapa kali di dalam kantor Sekretaris Jenderal Kastel Batavia untuk keperluan berbagai pengguna. Sebanyak 53 nomor inventaris yang ada di ANRI berisi sejumlah dari jilid Realia yang asli atau salinannya. Semua itu dapat dibaca dalam Koleksi Arsip Digital. 

Selain mengerjakan Realia, para kerani di kantor Sekretaris Jenderal memuat indeks dari nama-nama orang, Personalia. Sebanyak 22 jilid (termasuk salinan) masih ada (lihat 2224-2245). Personalia ini tidak diterbitkan dalam abad kesembilanbelas dan tidak diikutsertakan dalam proyek digitalisasi ini. 

Realia terbitan 1882-1886 berisi kompilasi dari sebuah koleksi realia abad kedelapanbelas yang sudah tidak lengkap, tetapi masih ada di akhir abad kesembilanbelas. Tanpa melakukan analisis komparatif terhadap teks, maka sukar untuk mengatakan jilid arsip realia mana yang ditranskripsikan untuk penerbitan 1882-1886. Beberapa jilid yang digunakan untuk melakukan transkripsi (kegiatan yang makan waktu enam hingga tujuh tahun) sekarang ini mungkin sudah hilang. 

Dengan menganalisis realia, diketahui bahwa kebanyakan dibuat selama paruh kedua abad kedelapanbelas. Selama kurun waktu itu, Buku-buku Resolusi bertambah hingga mencapai jumlah sangat banyak. Pada tahun puncak 1759 terdapat seluruhnya 1.578 realia pada resolusi-resolusi yang dibuat di tahun tersebut. Seperti dapat dilihat dari gambar grafik, kendati beberapa tahun menunjukkan jumlah realia terbanyak, jumlah subyek yang dibicarakan dapat dikatakan tetap sama. 

Di tahun 1743, Pemerintah Agung mulai membahas dan mencatat semua urusan terkait kantor-kantor VOC lain di Asia dan memisahkan pos-pos di luar Jawa dalam Kawasan Melayu-Indonesia. Pembahasan ini, atau ‘besognes; dicatat dalam seri terpisah, yaitu ‘Buku-buku Besogne’. Realia sesudah 1743 berisi rujukan pada Buku-buku Besogne dengan tanda-tanda ‘Bes.’, ‘b.’ atau ‘bes,’. Dalam beberapa jilid ada tanda ‘R’ untuk ‘Resolusi’ dan ‘B’ untuk ‘Besognes’, tetapi tidak selalu demikian. Sayang, realia yang diterbitkan tidak selalu memuat rujukan tepat pada Buku-buku Besognes. Dalam daftar realia digital ada daftar rujukan kepada Resolusi atau Besognes dalam kolom terpisah dengan istilah ‘Resolusi’ dan ‘Besogne’.

Keterbatasan lain dari realia terbitan 1882-1886 adalah bahwa rujukan pada halaman folio tidak diikutsertakan. Alasannya adalah karena banyak jilid arsip realia tidak memiliki rujukan halaman folio, dan hanya ada tanggal dari rapat-rapat yang diadakan Pemerintah Agung. Oleh karena itu, realia dalam pangkalan data ini hanya dikaitkan pada tanggal-tanggal rapat dan tidak pada halaman folio bersangkutan. Sesudah mengklik sebuah realium, maka sistem akan memgeluarkan semua hasil pemindaian dari suatu rapat tertentu. Peneliti perlu mencari dalam hasil pemindaian itu petikan teks yang merujuk pada suatu realium tertentu. 

Realia terbitan 1882-1886 tidak memberikan sebuah daftar subyek terpisah. Pangkalan data ini memberikan sebuah daftar subyek terpisah. Daftar subyek tersebut dengan jelas mencerminkan perhatian para pejaba VOC waktu itu terhadap subyek-subyek tertentu. Banyak subyek berhubungan dengan urusan seperti organisasi internal dan logistik Kompeni sebagai sebuah bada usaha komersial. Tujuan sebuah repertorium subyek adalah untuk memberikan sebuah ikhtisar dari keputusan-keputusan yang diambil Kompeni terkait sebuah isu tertentu. 

Realia digital tidak hanya memberikan reka-ulang entri kontemporer melainkan dengan menggunakan fungsi-fungsi pencarian, dapat pula dilakukan penelitian pada lebih banyak topik dari yang ada di daftar subyek.

Guna membuat pangkalan data penelitian ini, tiga jilid realia yang sudah diterbitkan telah dipindai.   File PDF yang dipindai kemudian dikonversikan dengan menggunakan OCR (Optical Character Recognition) menjadi format Word yang dapat disunting. File word terdiri dari 1.137.156 kata yang sudah diperbaiki tiga kali untuk memperoleh hasil yang dapat diterima banyak pihak. File Word itu kemudian dikonversikan menjadi  file Excel. Akibatnya, semua huruf superskrip menjadi huruf biasa. Untuk menjelaskan kata-kata tersebut maka dikembangkan sebuah daftar kata superskrip yang dapat diunduh dalam format PDF.

Lanjutkan ke penelusuran Realia >>


Untuk pengutipan Realia sebagai berikut: Hendrik E. Niemeijer and Yerry Wirawan, Realia to the General Resolutions of the Supreme Government of the Dutch East India Company (VOC) in Batavia, 1611-1805. A Digitized Eighteenth-century Subject Directory (Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia/The Corts Foundation, 2013).